Masjid Cut Meutia Jakarta Pusat

Masjid Cut Meutia adalah masjid yang ada di lokasi menteng Jakarta Pusat, bangunan masjid ini memanglah tidak seperti masjid biasanya karna ditempat masjid ini dulunya adalah tempat untuk kantor arsitek dan tempat yang juga akan dipakai untuk pembangunan lokasi untuk orang orang kaya belanda di batavia.

Bangunan Masjid Cut Meutia Jakarta Pusat ini yaitu bangunan yang dialih peranankan yang mana dulunya bangunan ini adalah tempat gedung bouwploeg dari warisan kolonial belanda yang berada di lokasi gondangdia. Sesudah dipakai jadi masjid bentuk aslinyapun tidak dirubah, dalam sistem peralihan itu memerlukan waktu yang cukup lama sebelumnya selanjutnya jadi bangunan Masjid Cut Meutia. Untuk info lebih lengkap bisa langsung kunjungi website kami di http://kubahmasjidd.com/

Histori Masjid Cut Meutia

Sebelumnya bangunan ini jadi bangunan masjid dulunya tempat ini adalah tempat gedung kantor biro arsitek, perusahaan yang dibuat oleh pemerintahan hindia belanda pada th. 1879 ini dipakai jadi pemukiman untuk orang-orang belanda untuk kelas menengah ke atas yang ada di lokasi menteng. Lahan untuk membuat lokasi untuk orang orang kaya belanda di batavia ini dibeli oleh kotapraja serta setelah itu di jual ke orang orang belanda. Dulunya perusahaan itu dikepalai oleh pieter adriaan jacobus moojen yang mana beliau yaitu seseorang arsitek belanda.

Sebelumnya gedung ini digunakan untuk Masjid, dulunya sempat juga dipakai jadi kantor pos, kantor jawatan kereta api belanda dan sempat dipakai jadi kantor kempetai angatan laut jepang pada th. 1942 sampai th. 1945. Serta di masa kemerdekaan sempat juga dipakai jadi tempat kantor walikota jakarta, kantor Pam sampai sempat juga jadi kantor urusan agama.

Perubahan alih peranan gedung ini tidak pernah terlepas dari peranan seseorang A. H. Nasution, hal semacam ini bermula dari satu pemikiran warga yang menginginkan memiliki satu masjid di lokasi ini serta mereka mendatangi jenderal A. H. Nasution yang mana beliau yaitu seseorang ketua MPRS serta memohon beliau untuk mengalih fungsikan tempat itu jadi tempat masjid. Serta dari keinginan itu di setujui oleh wakil gubernur serta jadilah satu masjid dengan sebuah nama Masjid Cut Meutia yang ada di lokasi jl. Cut Meutia serta pada sekarang ini dikelola oleh yayasan Masjid Cut Meutia.

Arsitektur Masjid Cut Meutia

Dengan mengalih peranankan tempat ini jadi satu masjid hingga memerlukan penyesuaian pada ruang, sesudah digunakan untuk tempat masjid ditempat ini dikerjakan menambahkan ruang seperti tempat untuk berwudhu, koperasi, aula dan pos keamanan. Diluar itu masjid ini mempunyai kekhasan yang mana kekhasan itu tidak berada di masjid lain lainnya, yaitu ada dibagian mihrabnya yang ada di samping kiri dari shaf sholat, karna pada umumnya mihrab ada dibagian tengah. Diluar itu untuk menghadap ke arah kiblat maka tempat safnya juga miring karna bangunan ini tidak pas menghadap ke arah kiblat.

Gedung Masjid Cut Meutia ini dibuat jadi satu bangunan gedung de boeploeg pada th. 1879 dengan memakai style arsitektur art nouveau yang mempunyai lantai bertingkat 2 dan dengan sisi atasnya ada menara berupa persegi empat. Serta untuk ciri khasnya ada 3 buah jendela kaca di setiap sisinya. Di Masjid ini dulunya sempat ada satu sirine yang berada di atas gedung yang dipakai saat ada bahaya, serta pada th. 1986 hingga 1987 sirine itu di hilangkan karna di kuatirkan membahayakan masjid ini.

Untuk menaikkan kesan bahwa tempat ini yaitu masjid jadi ditambahkan kaligrafi di sekitar dinding bangunan masjid ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *